Senin, 07 Desember 2015

Setiap orang memiliki karakternya masing- masing, ada yang baik dan ada yang buruk, kedua hal itu tidak dapat dipisahkan satu sama lain karena mereka bagaikan sebuah koin yang memilki 2 sisi yang selalu bersama. Setiap manusia juga memilki sifat yang berbeda – beda, namun kadang ada juga yang sama hal ini bisa terjadi karena keturunan atau faktor lainnya. Sifat atau karakter kita ini akan terwujud dalan sikap dan tingkah laku kita setiap hari entah itu melalui cara berpikir kita maupun cara kita bertindak sehari- hari. Dan pada pertemuan hari kamis tanggal 02/12/2015 materi kami membahas mengenai SIKAP atau attitude dan berikut ulasannya:

BAB. IX SIKAP
A. PENGERTIAN SIKAP
            Sikap merupakan hasil evaluasi terhadap objek atau situasi (berrdasrkan pengalaman, motovasi, dan persepsi) yang dinyatakan dalam bentuk suka-tidaksuka; pro-kontra; dan positif-negatif . sikap juga harus dibedakan dengan belief (keyakinan) dan opini (pemikiran). Mores & Wingo mengemukakan bahwa sikap merupakan ide emosional yang terbentuk dan terarah pada ‘mendekati’ atau ‘menjauhi’ suatu obyek. Attitude is a way of looking at life.
B. KOMPONEN SIKAP
a.      Komponen kognitif/ pengetahuan, merupaka hasil pemikiran seseorang terhadap apa yang                   menjadi      obyek sikapnya.
b.  Komponen afektif, terkait dengan emosi atau perasaan seseorang dalam menyikapi suatu obyek         atau situasi.
c.   Komponen conatif, berhubungan dengan perilaku atau tindakan dalam menyikapi suatu situasi.

C. PEMBENTUKAN SIKAP
            Selain pengalaman pembentukan sikap juga merupakan hasil social learning melalui melihat dan meniru. Hal ini dipengaruhi oleh : 
        1      Adanya pengetahuan/pengalaman akan obyek tersebut sebelumnya
        2      Dari orangtua
        3       Peer group
        4     Media
D. PERUBAHAN SIKAP
Morgan (1986) menuliskan bahwa faktor social berpengaruh terhadap perubahan sikap dan hal ini sangat tergantung pada karakteristik :
1.   Sumber pembawa pesan, misalnya orang penting atau institusi negara yang memilki kredibilitas          dan daya tarik tersendiri
2.   Isi dari pesan yang akan disampaikan, adanya sugesti. Contohnya pada iklan
3.     Penerima pesan, sangat tergantung pada kelas social, budaya, dan pendidikan.

E. SIKAP DALAM PELAYANAN
Dalam mengahadapi pelanggan kita harus mengetahui tipe – tipe pelanggan seperti:
1.       Tipe banyak bicara
2.      Tipe curiga
3.      Tipe lugu
4.      Tipe pendiam
5.      Tipe tidak sabar
6.      Tipe penguasa
7.      Tipe peragu
8.      Tipe senang berdebat
9.      Tipe serba sempurna
10.  Tipe siap mental
11.  Tipe sombong
Seperti yang pernah aku informasihkan bahwa kami dibagi menjadi 11 kelompok yang terdiri dari 3 orang per kelompok  dan masing – masing kelompok akan menampilkan drama singkat berdasarkan nomor dan tipe pelanggannya.
Dan aku mendapat nomor 3 dengan tipe pelanggan lugu, aku dan kedua temanku sudah berdiskusi untuk menampilkan drama dengan cerita “ sepasang suami-istri dengan tipe/karakter lugu akan memesan tiket pesawat ke Singapura disebuah Travel Agent dan mereka akan dilayani disana”. Disini aku berperan sebagai pegawai di travel tersebut dank arena kedua temanku ada yang cewe dan cowo maka mereka berperan sebagai sepasang suami-istri. Drama singkat kami bisa dikatakan sukses karena kedua temanku ini memang tipe orang yang lugu, dan dari drama singkat ini aku bisa mengetahui 1 hal, bahwa manghadapi pelanggan denga tipe lugu bisa sangat menyebalkan, dan menguji kesabaran kita. Tapi kita tidak boleh memanfaatkan keluguan itu untuk kepentingan kita maupun perusahaan. Teman – teman dari kelompok lain juga melakukan hal yang sama, tapi karena kami bukan seorang artis yang pandai berakting jadi seringkali acting kami mengundang tawa dari teman yang lain.
Setelah semua kelompok tampil kami ditugaskan untuk mengambil kertas dan menuliskan perubahan sikap yang pernah kami alami, kami juga harus menjelaskan sumber pembawa pesan, isi dari pesan tersebut, dan penerima pesan, setelah itu dikumpulkan. Siapa yang selesai terlebih dahulu dia boleh pulang. Asyikk kann......????



Tidak ada komentar:

Posting Komentar