Pertemuan pertama tanggal 10 septembar
2015, kita mengawali dengan perkenalan selanjutnya materi pembelajaran kita
yaitu :
BAB. I PSIKOLOGI
A.
PENGERTIAN
DAN DEFINISI PSIKOLOGI
ð Psikologi
berasal dari bahasa Yunani, psyche yang
artinya “jiwa” dan logos yang artinya “ilmu pengetahuan”. Jadi secara
Etimilogi psikologi dapat diartikan sebagai ilmu yang mempelajari mengenai
jiwa.
ð Psikologi
adalh ilmu yang mempelajari perilaku manusia dan hewan ( Clifford T. Morgan )
ð Psikologi
sebagai ilmu yang mempelajari perilaku dan aktifitas manusia didalam
interaksinya dengan lingkungan ( Jhon Broadus Watson )
ð Secara
umum, psikologi dapat diartikan sebagai ilmu pengetahuan yang mempelajari
perilaku dan proses mental( manusia dan hewan)
ð Sebagai
ilmu pengetahuan maka psikologi mempunyai objek, methode penilitian dan
sistematika.
ð Tujuan
mempelajari psikoogi adalah untuk menjadikan manusia memiliki kehidupan yang
baik dan bahagia, khususnya secara kepribadian dan dalam melakukan interaksi
dengan orang lain.
B.
AKTIFITAS
MANUSIA
Aktifitas manusia dalam
interaksinya dengan lingkungannya terbagi menjadi 2 yaitu yang dapat di
observasi (OBSERVABLE) dan aktifitas yang tidak dapat di observasi
(UNOBSERVABLE). Tiga jenis aktifitas manusia yaitu:
1. Aktifitas
moterik, aktifitas yang mencakup gerakan fisik tubuh, mencakup kerja otot dan
tulang. Aktifitas moterik terdiri dari aktifitas moterik kasar dan aktifitas
moterik halus.
2. Aktifitas
kognetif, berkaitan dengan penggunaan ,otak atau proses kerja otak(
konsentrasi, menghitung, berfikir).
3. Aktifitas
afektif, yaitu aktifitas yang ditunjukan melalui ekspresi emosi ( kemarahan,
kekecewaan, perhatian).
C.
PSIKOLOGI
PARIWISATA
Wisatawan, dalam Leiper
(1984) dapat diartikan sebagai semua pengunjung yang menetap minimal semalam
atau tidak menetap didalam kunjungan individual atau kelempok ke suatu tempat
atau negara. Di bidang pariwisata manusia menjadi bagian dari kegiatan
kepariwisataan, baik sebagai pemberi jasa maupun sebagai penerima jasa. Dan
untuk keberhasilannya perlu di tunjang dengan ilmu psikologi agar pihak-pihak
dalam industri pariwisata dapat ssaling memahami satu dengan lainnya. Psikologi
sosial dalam kepariwisataan berhubungan dengan perilaku wisatawan baik sebagai
indifidu maupun sebagai bagian dari masyarakat.
D.
PSIKOLOGI
PELAYANAN.
a. Ilmu
yang mempelajari aktifitas manusia, baik sikap maupun perilakunya dalam
mengembangkan diri untuk menjadi profesional dalam bidang pelayanan
b. Ilmu
yang mempelajari aktivitas manusia dalam melakukan pelayanan untuk pemenuhan
kebutuhan pada bidang masing-masing.
Secara
umum, pelayanan adalah suatu
tindakan yang dilakukan untuk memenuhi kebutuhan orang lain
(konsumen,pelanggan,dll) yang tingkat pemuasannya hanya dapt dirasakan oleh
yang melayani dan dilayani.
Manfaat
mempelajari psikologi pelayanan :
1. Saling
memahami antar manusia karena kita adalah makhluk sosial yang membutuhkan orang
lain
2. Pemahaman
akan orang lain akan memudahkan kita dalam memberikan pelayanan.
E.
PERILAKU
MANUSIA
ð Perilaku
manusia dan Faktor pembentuk
Perilaku
manusia merupakan aktifitas atau segalah bentuk tingkah laku manusia sebagai
reaksi individu akibat dari adanya stimulasi lingkungan dan motivasi diri.
Faktor
pembentuk perilaku :
1. Keturunan/ Hereditas,
berasal dari sel-sel yang mengandung kromosom dan gen yang dibawah sejak lahir
seperti : intelegensi dan emosi. Emosi adalah perasaan subjektif yang yang
bergejolak dalam diri manusia yang merupakan energi untuk bereaksi ;
menagktifkan dan mengarahkan perilaku seperti marah, takut, benci, cinta,dll.
Aspek-aspek
dalam emosi yaitu :
a. Pengalaman
pribadi
b. Perubahan
fisik dalam emosi
c. Ekspresi
perilaku emosi
d. Emosi
sebagai motif
2. Lingkungan, yaitu
apa yang ada disekitar kita. Aspek-aspek lingkungan seperti :
a. Lingkungan
efektif, adalah lingkungan yang berkaitan langsung dengan individu dan
mempunyai arti bagi kehidupannya.
b. Lingkungan
yang tidak efektif, adalh lingkungann yang secara tidak langsung berkaitan
dengan individu.
c. Lingkungan
internal, yaitu segalah sesuatu yang ada dalam diri kita.
d. Lingkungan
external, adalah segalah hal diluar diri kita.
e. Lingkungan
sosial, adlah orang-orang yang ada di sekeliling kita.
3. Kematangan,
Robbin (1991) menuliskan bahwa kematangan adalh kemampuan dan kemauan seseorang
untuk bertanggungjawab terhadap apa yang dilakukannya. Seseprang juga disebut
matang jika perkembangan fisik sejalan dengan perkembangan mental dan fungsi
fisik.
4. Interaksi dengan
lingkungan, lingkungan dapat berarti individu atau
orang lain, namun juga dapat diartikan sebagai tempat, situasi, atau kondisi
suatu linkungan.
ð Motif
berprilaku
Motif
atau motivasi adalh dorongan mencapai sesuatu dengan standar keberhasilan
tertentu dan uasha untuk mencapainya. Perilaku manusia didasari oleh beberapa
motif yaitu :
a. Motif
dasar, merupakan kebutuhan dasar manusia yang mendorong manusia untuk berprilaku.
b. Motif
sosial, motif ini timbul karena pada dasarnya manusia selalu ingin berinteraksi
dengan orang lain dan melakukan sesuatu untuk memenuhi keutuhan dirinya.
McClelland mengemukakan ada 3 motif sosial (social motives) yaitu :
1. Achievement motivation,dorongan
untuk mencapai suatu keberhasilan. Ciri-cirinya : tidak mudah menyerah,
memiliki tanggung jawab internal, selalu berusaha untuk sukses dalam persinagn
dengan standar yang baik, memanfaatkan umpan balik, senang tantangan, kreatif
guna mendapat solusi unik, belajar seakan dikejar waktu.
2. Power motivation, dorongan
untuk menguasai orang lain dalam berhubungan dengan lingkungan. Ciri-cirinya :
peka terhadap perubahan status, senang mempengaruhi orang lain, cendrung
membantu tanpa diminta, terlibat dalam aktivitas sosial yang melambangkan
‘prestise’
3. Affilliation motivation, dorongan
untuk berhubungan dengan orang lain secara akrab dan harmonis. Ciri-cirinya :
senang keakraban, risau jika berpisah dengan teman, berusaha diterima kelompok,
memilih teman belajarnya.