Rabu, 30 September 2015

Analisis Wisatawan



ANALISIS KARAKTER WISATAWAN

Untuk menganalisis karakter wisatawan saya mengambil contoh dari sebuah video yang menceritakan      tentang sekelompok wisatawan yang berkunjung ke Indonesia yang dapat anda lihat di 

Karakter wisatawan dapat ditinjau dari aspek – aspek berikut :
1.      Aspek psikografik
Merupakan penggolongan secara psikologis, yaitu berdasarkan kepribadian. Dilihat dari jenis kepribadian menurut E.Spranger Wisatawan dalam video ini dapat di kategorikan dalam kelompok manusia pengetahuan yang bersifat selalu ingin tahu, mereke juga dapat dikategorikan dalam kelompok manusia seni yang bersifat senang menikmati keindahan.
Hal ini dapat terlihat dari betapa bahagianya mereka dapat melihat keindahan alam Indonesia dan juga kebudayaan yang ada di Indonesia. Jika dilihat dari pembagian jenis kepribadian menurut Teori Plog maka wisatawan dalam video ini dapat dikelompokan ke jenis kepribadian Maskulin yang bersifat aktif memacu adrenalin, mencari kegiatan outdoor atau back to nature, hal ini terlihat dari jenis wisata yang mereka pilih yaitu tracking, surfing, meloncat dari tebing yang tinggi dan langsung berenang di laut dengan ombak yang lumayan besar.
2.      Aspek demografik
Merupakan penggolongan berdasarkan usia, pendidikan, pendapatan, jenis kelamin dan status sosial keluarga. Dilihat dari penggolongan berdasarkan usia, wisatawan dalam video ini adalah wisatawan remaja dengan karakterstik :
-          Mereka melakukan perjalanan secara berkelompok
-          Membuat persiapan perjalanan sendiri
-          Menggunakan jasa biro perjalanan hanya untuk transportasi (tranportasi udara)
-          Fleksibel dalam menerima fasilitas dan pelayanan
-          Minat beragam ( mereka tacking tapi juga menyaksikan atraksi Tari Kecak dari Bali) namun lebih suka kegiatan aktif
Kegiatan wisata di dalam video ini tidak tepat dilakukan oleh wisatawan lansia, karena kondisi fisik mereka tidaka memungkinkan, tapi mereka boleh menyaksikan pentas tari kecak karena tidak memerlukan tenaga yang banyak.
3.      Aspek geografik
Merupakan penggolongan berdasarkan darah asal yang berkaitan dengan budaya, nilai, sikap kepercayaan dan sistem. Setiap wisatawan yang berkunjung ke suatu daerah atau negara tentu memilki alsannya masing –masing sama halnya dengan wisatawan dalam video ini, mereka ingin mengunjungi Indonesia untuk melihat keindahan alam dan kebudayaan Indonesia, mereka mengunjungi gunung Bromo yang keindahannya tidak mereka temukan di negara sal mereka selain itu mereka juga menyaksikan pentas tari Kecak dari Bali yang tentunya juga tidak dapat mereka temukan di negara asal mereka. Mereka tertarik dengan kebudayaan Indonesia.

Selasa, 22 September 2015

Materi 2 Psikologi pelayanan


Pertemuan ke-dua tanggal 17 september 2015
BAB.II KEPRIBADIAN
A.  Pengertian kepribadian
Kata kepribadian berasal dari Bahasa Inggirs “personality” yang berasal dari kata persona (Bahasa latin) yang berarti kedong/ topeng. Ini dimaksudkan untuk menggambarkan bahwa manusia sring berprilaku halnya apa yang tampak pada topeng/kedok sebagai gambaran watak/pribadi seseorang. Dalam kehidupan sehari-hari sering tidak selalu membawakan dirinya sesuai apaa danya, melainkan menggunakan tutup muka yang dimaksudkan untuk menutupi kelemahan atau kekurangan dan ciri-ciri pada dirinya, sehingga diharapkan perilakunya dapat diterima oleh masyarakat.
Pengertian kepribadian menurut beberpa ahli :
-         G.W.Allport, kepribadian adalah suatu organisasi psikophis yang dinamis daripada seseorang yang mnyebabkan ia dapat menyesuaikan diri dengan linkungannya
-         MAY, kepribadian merupakan  perangsang bagi orang lain. Jadi bagaimana orang lain bereaksi kepada kita
Jadi dapat disimpulkan bahwa kepribadian adalah totalitas psikophisik  yang kompleks dari individu, sehingga Nampak didalam tingkah lakunya yang unik.




B.   Perkembangan dan Pembentukan kepribadian
1.    Teori perkembangan manusia
Lewin dan Agus dkk, (1991) menemukakan bahwa pokok-pokok pikiran mengenai perkembangan adalah berarti perubahan didalam variasi tingkah lakunya.
2.    Tipologi kepribadian
Merupakan penggolongan yang dilakukan berdasarkan pengelompokan tipe yang relatif sama. Pengelompokan tipologi oleh beberapa ahli :
a.    C.G. Yung, dalam Sumadi S. (1993)  menuliskan tipologi atas dasar sikap jiwa, yaitu orientasi energy dari dalam diri terhadap dunia. Manusia digolongkan dalam 2 tipe yaitu : manusia bertipe akstravert  yang di pengaruhi oleh dunia obyektif yaitu dunia diluar dirinya dan manusia introvert yang dipengaruhi oleh dunia subyektif yaitu dunia dalam dirinya.
b.    E. Spranger, atas dasar nilai kebudayaan manusia dapat dikelompokan kedalam enam yaitu : manusia ekonomi, manusia politik, manusia sosial, manusia ilmu pengetahuan, manusia kesenian dan manusia agama.
c.     William H. Sheldon, mengemukakan bahwa ada 3 tipe pokok dari pada jasmani manusia : Endomorphy, Mesomorphy, Ectomorphy.
d.    Hipocrates, adalah bapak ilmu kedokteran yang berpendapat bahwa dalam diri seseorang terdapat cairan-cairan tubuh yang menentukan sifatnya. Adapun penggolongannya yaiutu : Tipe sanguinis, Tipe phlegmatic, Tipe melancholic, Tipe choleric.



3.    Teori plog
-         Petualangan
-         Mencari kesenangan
-         Implusive
-         Percaya dir
-         Kematangan rencana percaya diri
-         Maskulin
-         Intelektualisme
-         Orientasi pada manusia
Karakteristik wisatawan :
-         Psikografik (kepribadian)
-         Demografik (usia pendidikan, sosial sekunder, dll)
-         Geografik (lokasi, daerah, budaya, nilai dan sikap

Proses belajar di dalam kelas tidak monoton, karena kita sering melakukan permainan-permainan kecil yang dapat membantu kami mahasiswa untk menghilangkan rasa ngantuk dan bosan dalam belajar apalagi dosennya menyenangkan.

 Terima kasih


Materi 1 Psikologi Pelayanan

Pertemuan pertama tanggal 10 septembar 2015, kita mengawali dengan perkenalan selanjutnya materi pembelajaran kita yaitu :
BAB. I PSIKOLOGI
A.   PENGERTIAN DAN DEFINISI PSIKOLOGI
ð Psikologi berasal dari bahasa Yunani, psyche yang artinya “jiwa” dan  logos  yang artinya “ilmu pengetahuan”. Jadi secara Etimilogi psikologi dapat diartikan sebagai ilmu yang mempelajari mengenai jiwa.
ð Psikologi adalh ilmu yang mempelajari perilaku manusia dan hewan ( Clifford T. Morgan )
ð Psikologi sebagai ilmu yang mempelajari perilaku dan aktifitas manusia didalam interaksinya dengan lingkungan ( Jhon Broadus Watson )
ð Secara umum, psikologi dapat diartikan sebagai ilmu pengetahuan yang mempelajari perilaku dan proses mental( manusia dan hewan) 
ð Sebagai ilmu pengetahuan maka psikologi mempunyai objek, methode penilitian dan sistematika.
ð Tujuan mempelajari psikoogi adalah untuk menjadikan manusia memiliki kehidupan yang baik dan bahagia, khususnya secara kepribadian dan dalam melakukan interaksi dengan orang lain.
B.   AKTIFITAS MANUSIA
Aktifitas manusia dalam interaksinya dengan lingkungannya terbagi menjadi 2 yaitu yang dapat di observasi (OBSERVABLE) dan aktifitas yang tidak dapat di observasi (UNOBSERVABLE). Tiga jenis aktifitas manusia yaitu:
1.     Aktifitas moterik, aktifitas yang mencakup gerakan fisik tubuh, mencakup kerja otot dan tulang. Aktifitas moterik terdiri dari aktifitas moterik kasar dan aktifitas moterik halus.
2.     Aktifitas kognetif, berkaitan dengan penggunaan ,otak atau proses kerja otak( konsentrasi, menghitung, berfikir).
3.     Aktifitas afektif, yaitu aktifitas yang ditunjukan melalui ekspresi emosi ( kemarahan, kekecewaan, perhatian).
C.   PSIKOLOGI PARIWISATA
Wisatawan, dalam Leiper (1984) dapat diartikan sebagai semua pengunjung yang menetap minimal semalam atau tidak menetap didalam kunjungan individual atau kelempok ke suatu tempat atau negara. Di bidang pariwisata manusia menjadi bagian dari kegiatan kepariwisataan, baik sebagai pemberi jasa maupun sebagai penerima jasa. Dan untuk keberhasilannya perlu di tunjang dengan ilmu psikologi agar pihak-pihak dalam industri pariwisata dapat ssaling memahami satu dengan lainnya. Psikologi sosial dalam kepariwisataan berhubungan dengan perilaku wisatawan baik sebagai indifidu maupun sebagai bagian dari masyarakat.
D.   PSIKOLOGI PELAYANAN.
a.     Ilmu yang mempelajari aktifitas manusia, baik sikap maupun perilakunya dalam mengembangkan diri untuk menjadi profesional dalam bidang pelayanan
b.     Ilmu yang mempelajari aktivitas manusia dalam melakukan pelayanan untuk pemenuhan kebutuhan pada bidang masing-masing.
Secara umum, pelayanan adalah suatu tindakan yang dilakukan untuk memenuhi kebutuhan orang lain (konsumen,pelanggan,dll) yang tingkat pemuasannya hanya dapt dirasakan oleh yang melayani dan dilayani.
          Manfaat mempelajari psikologi pelayanan :
1.     Saling memahami antar manusia karena kita adalah makhluk sosial yang membutuhkan orang lain
2.     Pemahaman akan orang lain akan memudahkan kita dalam memberikan pelayanan.
E.   PERILAKU MANUSIA
ð Perilaku manusia dan Faktor pembentuk
Perilaku manusia merupakan aktifitas atau segalah bentuk tingkah laku manusia sebagai reaksi individu akibat dari adanya stimulasi lingkungan dan motivasi diri.
Faktor pembentuk perilaku :
1.     Keturunan/ Hereditas, berasal dari sel-sel yang mengandung kromosom dan gen yang dibawah sejak lahir seperti : intelegensi dan emosi. Emosi adalah perasaan subjektif yang yang bergejolak dalam diri manusia yang merupakan energi untuk bereaksi ; menagktifkan dan mengarahkan perilaku seperti marah, takut, benci, cinta,dll.
Aspek-aspek dalam emosi yaitu :
a.     Pengalaman pribadi
b.     Perubahan fisik dalam emosi
c.      Ekspresi perilaku emosi
d.     Emosi sebagai motif
2.     Lingkungan, yaitu apa yang ada disekitar kita. Aspek-aspek lingkungan seperti :
a.     Lingkungan efektif, adalah lingkungan yang berkaitan langsung dengan individu dan mempunyai arti bagi kehidupannya.
b.     Lingkungan yang tidak efektif, adalh lingkungann yang secara tidak langsung berkaitan dengan individu.
c.      Lingkungan internal, yaitu segalah sesuatu yang ada dalam diri kita.
d.     Lingkungan external, adalah segalah hal diluar diri kita.
e.      Lingkungan sosial, adlah orang-orang yang ada di sekeliling kita.
3.     Kematangan, Robbin (1991) menuliskan bahwa kematangan adalh kemampuan dan kemauan seseorang untuk bertanggungjawab terhadap apa yang dilakukannya. Seseprang juga disebut matang jika perkembangan fisik sejalan dengan perkembangan mental dan fungsi fisik.
4.     Interaksi dengan lingkungan, lingkungan dapat berarti individu atau orang lain, namun juga dapat diartikan sebagai tempat, situasi, atau kondisi suatu linkungan.
ð Motif berprilaku
Motif atau motivasi adalh dorongan mencapai sesuatu dengan standar keberhasilan tertentu dan uasha untuk mencapainya. Perilaku manusia didasari oleh beberapa motif yaitu :
a.     Motif dasar, merupakan kebutuhan dasar manusia yang mendorong manusia untuk berprilaku.
b.     Motif sosial, motif ini timbul karena pada dasarnya manusia selalu ingin berinteraksi dengan orang lain dan melakukan sesuatu untuk memenuhi keutuhan dirinya. McClelland mengemukakan ada 3 motif sosial (social motives) yaitu :
1.     Achievement motivation,dorongan untuk mencapai suatu keberhasilan. Ciri-cirinya : tidak mudah menyerah, memiliki tanggung jawab internal, selalu berusaha untuk sukses dalam persinagn dengan standar yang baik, memanfaatkan umpan balik, senang tantangan, kreatif guna mendapat solusi unik, belajar seakan dikejar waktu.
2.     Power motivation, dorongan untuk menguasai orang lain dalam berhubungan dengan lingkungan. Ciri-cirinya : peka terhadap perubahan status, senang mempengaruhi orang lain, cendrung membantu tanpa diminta, terlibat dalam aktivitas sosial yang melambangkan ‘prestise’
3.     Affilliation motivation, dorongan untuk berhubungan dengan orang lain secara akrab dan harmonis. Ciri-cirinya : senang keakraban, risau jika berpisah dengan teman, berusaha diterima kelompok, memilih teman belajarnya.