Pada pertemuan ketiga tepatnya hari kamis tanggal 01 oktober
2015, materi kita adalah SELF
DEVELOPMENT dan berikut ulasannya :
BAB.III
SELF DEVELOPMENT
A. PENGERTIAN KONSEP DIRI
Konsep diri adalah persepsi atau
pandangan seseorang mengenai dirinya sendiri dan terbentuk melalui pengalaman
dengan linkungan, interaksi dengan orang lain yang memilki arti bagi dirinya
dan atribut yang diberikan terhadap tingkah lakunya (Shavelson). Dalam kaitan
dengan psikologi pelayanan terhadap konsumen, Louden & Della Bitta (1993)
mengemukakan bahwa Konsep Diri (self-concept)
atau disebut juga sebagai gambaran diri (self-imagine)
merupakan pandangan seseorang tentang dirinya yang sangat mungkin
berhubungan dengan sikap dan perilakunya sebagai pelanggan.
B. PENGENALAN DIRI (SELF –APPRAISAL)
Pengenalan diri dipengaruhi oleh beberapa
factor, yaitu :
- Pola asuh orangtua
- Sekolah
- Lingkungan/ interaksi dengan orang lain
- Belajar secara social/ keangotaan dalam kelompok
a. ciri pengenalan
diri positif :
- Bangga akan yang diperbuat
- Tingkah lakunya mandiri
- Bertanggung jawab
- Antusia terhadap tugas yang menantangMerendah
b. Ciri pengenalan diri negatif :
- Merendahkan kemampuan diri sendiri
- Menyalahkan orang lain karena kelemahannya
- Merasa tidak mampu
- Mudah frustasi
- Mudah dipengaruhi orang lain
Tidak mudah memang
melakukan perubahan dalam aktifitas yang sudah menjadi kebiasaan kita, kita
berda dalam comfort zone,namun
tuntutan perubahan terus berlanjut. Salah satu aspek untuk melakukan perubahan
adalah mengenal kekuatan dan kelemahan diri dan mau menerima feedback
dari orang lain. Joice Brother menuliskan bahwa self-concept merupakan intin (core) dari kepribadian.
C. EMOTIONAL INTELLEGENCE
Kecerdasan emosional
sangat menentukan kinerja dan kesuksesan seseorang. Goleman (1996) menukiskan
bahwa emotional intelligence atau
kecerdasan emisional adalah kecerdasan seseorang dalam mengenal diri,
mengendalikan doronga hati, suasana hati, memotivasi diri, empati dan kecakapan
social. Kecakapan social mencakup ketrampilan emosional dan personal intelligence atau kecerdasan
pribadi.
Ketrampilan emosional
meliputi :
- Trampil dalam mengidentifikasi dan mengenali perasaan
- Trampil dalam mengungkapkan perasaan
- Trampil dalam menilai intensitas perasaan
- Trampil dalam menunda pemuasan
- Trampil dalam mengendalikan dorongan hati (dorongan untuk curiga, berprasangka buruk,dll)
- Trampildalammengurangi dan mengelola sters
- Trampil untuk mengetahui perbedaan antara perasaan dan tindakan
Dalam hubungan
dengan pelayanan, jika ketrampilan
emosional tidak dilatih maka akan berdampak pada pekerjaan yang dilakukan.
D. TEORI JOHARI WINDOW
- Open area yaitu Tipe manusia terbuka, apa yang kita ketahui juga diketahui oranglain.
- Blind area yaitu tipe orang yang tidak sadar diri atau tidak mengenal dirinya sendiri dimana apa yang tidak diketahui oleh dirimya diketahui oleh orang lain dalam hal ini sifat atau kebiasaannya.
- Private area yaitu tipe orang tertutup (pewawancara) dimana karakter dirinya yang sebernya hanya dia yang tahu dan orang lain tidak mengetahui
- Mystery area yaitu tipe orang yang misteruis dimana dia dan orang lain tidak tau
umpan balik ada yang positif dan ada yang negatif, manfaat umpan balik yaiutu :
1. membantu orang lain
2. membangun dan mempertahankan kedekatan hubungan dengan orang lain
syarat - syarat memberikan umpan balik yang efektif yaitu :
1. jujur
2. berikan umpan balik secara deskriptif seperti yang dilakukannya dan bukan evaluatif atau penilaian tentang pribadinya
3. dalam memberikan umpan balik sertakan alasan atau penjelasan anda
4. spesifik
5. jelas dan langsung
6. jangan memaksa
7. jangan terlalu banyak
8. berikan sesegera mungkin
Jadi benang merah dari isi pembelajaran ini adalah bagaimana seseorang belajar untuk meningkatkan kadar kecerdasan , kemampuan dan ketrampilan dalam mengendalikan reaksi, emosi dan sosial.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar